mengendalikan atau dikendalikan. sesederhana itu memang konsep diri ini. mengendalikan lingkungan atau dikendalikan lingkungan. mengendalikan nafsu atau dikendalikan nafsu.
read more
0 comments

semoga kamu tahu


selalu ada ruang pengampunan di sela-sela hati yang terinfeksi. ntah kenapa selalu begitu. baiklah, mungkin aku yang salah. kasihan paham, selalu dilibatkan. kali ini aku mengalah, aku yang salah. memang cuma aku yang salah, tak usah kau teriakkan itu. belum cukupkah pengakuanku? apa rajam mesti menghampiri? salah apa si hati? sampai ia harus dihajar habis-habisan olehmu. lihatlah, lebam membiru, hanya tinggal menunggu waktu untuk rapuh. apa kau masih bertahan dengan lagumu?
read more
0 comments

baiklah aku persilahkan

kepada yang terhormat.
apakah kau merasa senang memposisikan dirimu seperti sekarang?
menutup telinga atas aku yang berbicara menggebu-gebu.
kalau kau senang.. baiklah aku persilahkan.

kepada yang terhormat.
apakah hatimu lega kala kau bisa terlalu tega?
kau menangkan egomu untuk kalahkan emosiku.
kalau kau lega.. baiklah aku persilahkan.

kepada yang terhormat.
apakah kau puas menandingi kemarahanku?
seolah harga diri jadi harga mati.
kalau kau puas.. baiklah aku persilahkan.

kepada yang terhormat.
apakah kau merasa juara saat menjatuhkanku?
kalau 'ya'.. baiklah aku persilahkan.

kepada yang terhormat.
aku tahu bagaimana rasanya jadi orang yang dinomorduakan.
padahal aku yang lebih dulu mengenalnya.
aku tahu, maka aku tak melakukan itu ke mereka.
kau keberatan? itu hakmu.
kau masih ingin protes? baiklah aku persilahkan.

kepada yang terhormat.
bertingkahlah sesukamu. mainkanlah permainanmu.
biar aku jadi penonton disini. atau sesekali jadi pelampiasan kekalahanmu.
aku mungkin sedih, tapi aku takkan lemah.
nikmati saja senyumku, tanpa perlu kau tahu, luka peramunya.

untukmu sahabat yang paling aku hormati, semoga bahagia :)
read more
saya kecewa berat. ya, seringan itu.
read more
2 comments

konsep jodoh

halooo :D oke kita langsung aja yee :p

jadi ceritanya beberapa hari hari lalu, saya uda berencana untuk beli ponsel baru. sepertinya uda jadi kebutuhan mendesak. bayangin aja, masa ponsel ga bisa dibikin nelfon?
mulailah saya menelusuri jenis-jenis hp sesuai budget saya.
saya searching baik di internet atau di toko hp dan jatuh cinta lah pada suatu jenis hp, sebut saja dia 'jeruk'
sejak saya menemukan si jeruk, saya mulai sering cari tahu tentang dia, kelebihan dan kekurangannya, harga pasarannya, pokoknya segala tentang jeruk deh. saya bahkan uda ngumpulin uang lebih banyak untuk bisa beli jeruk.

sampai pada hari H, ketika saya memutuskan untuk beli si jeruk, yaitu hari ini, saya datengin tokonya, terus nanyain si jeruk dan mencoba nakal nawar dia. ternyata harganya sudah net. dan iseng aja nanya ke mas nya 'mas, bisa rekomendasiin ponsel lain yang sejenis'? dan ternyata 'keisengan' itulah cara Alloh berkehendak.
 
jengjeng, abangnya merekomendasikan sirsak. awalnya rada ilfil karna warnanya ngejreng amat.
tapi setelah saya fikir-fikir, sepertinya si sirsak lebih sesuai dengan kebutuhan saya. tapi saya ga langsung beli. saya butuh waktu untuk mempertimbangkan segalanya. akhirnya saya balik ke kosan untuk searching dan cari tahu tentang sirsak.

inilah takdir Tuhan, cuma dalam waktu satu jam, saya bisa berubah fikiran untuk lebih memilih sirsak daripada jeruk. saya uda bertekad untuk beli sirsak sampai pada akhirnya saya pergi ke gerai resmi sirsak dan mendapatkan sirsak ditangan saya sekarang.

Waktu saya ngoprek2 si sirsak ini saya jadi teringet. sepertinya, beginilah kurang lebih konsep jodoh yang ditakdirkan Alloh ke manusia. saya jadi ngerasa, seperti inilah kalo Alloh ga mengizinkan ttg jodoh seseorang. Walaupun saya lebih dulu kenal jeruk, sampai saya uda cari tahu tentang dia segala, ngumpulin uang buat beli jeruk, tapi ketika Alloh bilang 'tidak, sekeras apapun usaha saya mendapatkan jeruk, saya ga akan bisa dapetin jeruk. Karena memang Alloh menakdirkan saya untuk jadi pemilik sirsak.

Saya merinding sendiri ngebayangin kalo seandainya kisah saya itu terwujudkan sebagai manusia, jeruk dan sirsak itu sebagai wanita. Naudzubillah tsumma naudzubillah.
Beberapa hari bisa terkalahkan oleh satu jam. Seberapa lama kita 'pedekate'  atau 'pacaran' ternyata ga selamanaya menjamin bahwa dia jodoh kita.

Konsep cerita ini sebenarnya ga melulu harus tentang jodoh, tapi juga takdir Alloh yang lain, ini fleksibel.
cuma kayanya menurut saya konteksnya lebih 'jleb' di perjodohan. hehe.
Smoga dapat diambil hikmah :D



“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

read more
0 comments

salahku?

ada yang masih terpaku
di satu kursi bambu.
iyah itu aku.

aku salah apa ??
tiba-tiba ditinggal sendirian

aku salah apa??
tiba-tiba harus menunggu sampai pukul 10
entah menunggu siapa.

aku salah apa??salah apa??salah apa???
HAHH !!!


read more
0 comments

seandainya

terasuki sepi yang tergerus masa. kering. tandus. pedih.
penat tak kalah menghujani tanpa ragu. bersama luka yang tak tertanggalkan.
ingin sejenak saja ku berlari. bak bayangan. tak mungkin bebas.
bukan ingin mengeluh, aku tahu Tuhan tak suka itu.
sudah kubilang, aku hanya ingin lari. lari. dan lari.
sampai penatpun penat mengikutiku berlari.
aku ingin langkahkan kaki sesuka hati meski tak pernah tahu akan kemana.
ingin kuteriakkan segala beban yang meraja.
aku ingin sebebas angin yang menghembuskan debu.
aku ingin seringan balon gas ketika pemberat dilepas.
aku ingin...

read more